Persiapan Proses Belajar Mengajar di Sekolah Rakyat, Rakor dan Evaluasi antar Dinas Mulai Dilakukan

0
IMG-20250725-WA0001

Lombok Timur, NTB – Sekolah Rakyat (SR) jenjang SMA yang berada di Desa Sakra , Kecamatan Sakra semakin menuai progres percepatan dalam memulai pelaksaan proses belajar mengajar di gedung eks Akfer yang tengah dalam proses pengerjaan renovasi cepat oleh perusahan Nindya Adhy KSO.

Pada proses persiapan pelaksaan belajar mengajar siswa Sekolah Rakyat (SR) , rapat koordinasi antar kedinasan dilakukan hari ini , kamis 24 juli 2025 , yang dihadiri Kepala Sentra Paramita ( Arif Rohman , S,St ,.M.SIP,.MAWG,.PHD) , Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB (Nunung Triningsih) , Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur (H.Soeroto,S.Km ,.M.Kes) , Dinas Kesehatan,Bappeda NTB , UPT DIKBUD Provinsi NTB,Assisten I Bidang kesejahteraan Sosial Gubernur NTB , dan seluruh SDM Pendamping PKH Kab.Lombok Timur.

Rapat koordinasi yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi NTB dalam hal ini Sekretariat Daerah , dengan telah dilakukannya pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) Peserta didik Sekolah Rakyat Tahap 1b (Eks Akfer Pemprov NTB) tanggal 14 Juli 2025,Pemprov NTB melalui segenap Kedinasan yang terkait diminta lakukan rapat kordinasi dan evaluasi persiapan demi kelancaran pelaksanaan sekolah Rakyat,”.

Pada kegiatan rapat kordinasi ditekankan bahwa proses belajar mengajar siswa sekolah rakyat yang akan dimulai pada awal Agustus bulan depan , pihak kepala sekolah beserta dewan guru serta semua sumberdaya / managemen sekolah benar benar harus siap , sehingga proses belajar mengajar siswa dapat terlaksana dengan baik,”.

Rapat koordinasi dan evaluasi ini juga dilakukan dalam rangka persiapan siaga kehadiran pemerintah pusat untuk kegiatan peresmian Sekolah Rakyat dalam waktu dekat,”.

Kesiapan Bangunan serta fasilitas Sekolah Rakyat ini sementara baru mencapai progres sekitar 50% untuk gedung belajar , sementara bangunan lainnya seperti Dapur,ruang laundry , Laboratorium,asrama masih harus menunggu pengerjaan selesai oleh SDM pekerja yang tengah melakukan upaya percepatan pembangunan.

(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *